Berita Video

ATRAKSI DEBUS DAN BAMBU GILA, TETAP MENCURI PERHATIAN PENONTON MOTEKAR 2019

Atraksi Bambu Gila dari Padepokan Pajajaran, serta lais dan debus dipertunjukan pada acara Tasik Motekar 2019, untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-387. Atraksi ini mengundang rasa takjub masyarakat penonton, terutama aksi bambu gila yang melibatkan sejumlah penonton. Ketiga atraksi ini cukup menyita perhatian penonton, pasalnya ada berbagai respon yang dirasakan penonton, antara takjub, ngeri dan rasa penasaran, beraduk jadi satu.

Atraksi bambu gila misalnya. Atraksi ini memancing penonton berebut untuk mencoba kekuatan Bambu Gila yang berukuran tujuh meter tersebut. Atraksi Bambu Gila ini diiringi musik, yang semakin lama iramanya semakin cepat, bersamaan dengan kekuatan bambu yang kian menggila, sehingga yang memegangnya semakin terasa berat. Adapun Sampiong Debus dengan Aksi Potong Lidah yang juga menyita perhatian penonton, rasa takut dan ngeri tampak di wajah para penonton ketika para penampil mengeksplor golok dan berupaya memotong-motong bagian tubuh seperti leher, tangan dan badan, namun tidak sedikit pun mereka terluka. Dan yang paling bikin ngilu adalah adegan memotong lidah yang membuat beberapa penonton memekik ngeri. Selain itu, atraksi lais yang akrobatik. Seorang pemain dengan atraktif menaiki seutas tali yang dibentangkan dan dikaitkan di antara dua buah bambu dengan ketinggian kurang lebih sepuluh meter. Ia bergelantungan dengan lincah tanpa ada ketakutan sedikitpun.

Selain menimbulkan rasa ngeri dan penasaran penonton, pertunjukan tersebut juga berhasil menghibur penonton Tasik Motekar. Menurut Ade Sugianto, berbagai atraksi tersebut dapat memiliki pengaruh besar terhadap promosi wisata kabupaten Tasikmalaya. Sebab, destinasi wisata perlu distimulasi oleh ragam aksi atraktif dan artistik untuk menambah kekuatan nilai kebudayaan suatu daerah.

About the author

parpora

Add Comment

Click here to post a comment