Berita Video

BERAGAM AKSI SENI BUDAYA TASIK MOTEKAR 2019, DUKUNG POTENSI PARIWISATA

Tasik Motekar 2019, berlangsung dengan kemeriahan beragam jenis pertunjukan. Kompleksnya atraksi seni yang disuguhkan, menandakan adanya geliat kreativitas seni di masyarakat, terutama seni tradisi. Atraksi seni penting dihadirkan untuk menunjukan bahwa pariwisata kabupaten Tasikmalaya
cukup kaya dan harus dirawat dengan baik. Sebuah perayaan, sepertinya tidak akan berkesan tanpa hadirnya seni pertunjukan, karena seni merupakan sarana estetik yang dapat menyampaikan nilai perayaan itu sendiri melalui komunikasi seni. Seperti perayaan Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya yang ke-387 melalui serangkaian acara Tasik Motekar, menghadirkan sejumlah seni pertunjukan mulai dari nuansa seni modern hingga seni tradisi. Kehadiran dua nuansa seni ini hendak menegaskan bahwa acara ini merupakan milik semua kalangan dan untuk menarik para wisatawan.

Di satu sisi, seni pertunjukan yang disajikan memiliki atmosfir kekinian karena ditujukan untuk kaum milenial, dengan sejumlah artis dari berbagai genre, semisal musik band seperti Budi Cilok dan Setia Band, juga penampilan Beat Box yang tengah digandrungi kawula muda. Bahkan Bupati Ade Sugianto pun turut naik ke atas panggung dan turut berkolaborasi dengan beberapa artis ibu kota.

Selain meriahnya Tasik Motekar oleh para artis tanah air, adapun berbagai seni tradisi juga memiliki andil seperti yang dibawakan oleh kelompok seni Awi Hideung, Tarawangsa, wayang golek, pencak silat, dan yang lebih meriah lagi dengan pergelaran festival Jampana yang melibatkan 351
desa dan ribuan masyarakat kabupaten Tasikmalaya.

Konsep secara umum dalam pagelaran seni Tasik Motekar ini, mengangkat berbagai seni lokal maupun seni modern, tidak hanya sajian pertunjukannya, melainkan secara konsep tata artistiknya merepresentasikan beragam unsur budaya. Even ini juga sebagai ajang pertemuan beragam seni dan budaya dan berbagai potensi pariwisata dalam rangkamemperkenalkan dan melestarikan seni budaya kabupaten Tasikmalaya, juga aspek pengetahuan melalui ruang-ruang edukasi melalui peringatan Hari
Jadi Kabupaten Tasikmalaya.

About the author

parpora

Add Comment

Click here to post a comment