Berita Referensi Travel Video

KOTI ADAKAN PELATIHAN OLAHRAGA TRADISIONAL

1 November menjadi salah satu hari yang bersejarah bagi kabupaten Tasikmalaya, di mana KOTI (Komite Olahraga Tradisional Indonesia) di kabupaten Tasikmalaya didirikan. KOTI dibentuk untuk menggali berbagai potensi generasi muda dalam bidang olahraga tradisional. Bertempat di GOR PGRI, lahirnya KOTI dimulai dengan pelantikan pengurus KOTI kabupaten Tasikmalaya, berbagai latihan dan edukasi untuk para pengurus KOTI dan latihan praktik KOTI itu sendiri.

Rian Suban Ali selaku ketua bidang pelatihan dan penataran, mengungkapkan tentang pentingnya KOTI yang memiliki peranan dalam mewadahi sejumlah potensi di bidang olahraga tradisional yang diharapkan tidak hanya untuk anak didik saja, melainkan masyarakat juga turut andil dalam mebudayakan olahraga tradisional. Karena bidang Olahraga tradisional ke depannya akan dipertandingkan mulai dari tingkat kabupaten, provinsi dan nasional, bahkan sudah dipertandingkan hingga internasional. Untuk kegiatan pelatihannya terdiri dari egrang, hadang, bakiak panjang atau tarumpah panjang, sumpitan, dan dagongan. Kelima macam olahraga tradisional ini juga merupakan olahraga prestasi.

Rian mengungkapkan, dengan lahirnya KOTI merupakan hal yang positif. Ke depannya Pemda Jabar akan mengganti nama KOTI menjadi Komite Permainan Tradisional. Pesertanya dari unsur guru olahraga dari semua kecamatan yang ada di kota Tasikmalaya. Setiap kecamatan mengirimkan dua peserta. Dengan diadakannya acara ini, diharapkan para pelatih bisa mengimplementasikan pengetahuannya kepada masyarakat atau pun kepada para siswa-siswi yang mereka ajar di sekolah-sekolah maupun di masyarakat. Karena ini merupakan olahraga tradisional dari zaman dulu, sekarang dengan adanya KOTI mudah-mudahan olahraga tradisional kembali muncul. Pelatihan diselenggarakan selama dua hari.

About the author

parpora

Add Comment

Click here to post a comment